Wed. Aug 17th, 2022

Pupuk kompos adalah pupuk berasal dari bahan organik. Biasanya bahan organik yang dipakai sebagai beberapa bahan yang tidak dipakai kembali seperti daun – daun yang sudah tiada, kotoran hewan bahkan juga nasi basi juga dapat dibikin jadi pupuk kompos.

Pupuk kompos adalah satu diantara pupuk organik yang dibikin lewat cara merinci sisa-sisa tanaman dan hewan dengan kontribusi organisme hidup. Untuk bikin pupuk kompos dibutuhkan bahan baku berbentuk material organik serta organisme pemecah. Organisme pengurainya dapat berbentuk mikroorganisme atau makro-organisme.

Technologi pengomposan diciptakan proses dari penguraian material organik yang terjadi di alam bebas. Terjadinya humus di rimba sebagai satu diantaranya contoh pengomposan secara alami. Prosesnya berjalan amat pelan, dapat sampai beberapa bulan sampai beberapa tahun. Karena itu manusia melakukan modifikasi proses penguraian material organik itu. Maka pengomposan yang diatur manusia dapat dilaksanakan dalam tempo yang lebih singkat.

Pengelompokan macam-macam pupuk kompos dapat disaksikan dari 3 hal. Pertama, disaksikan proses dari pembikinannya, yakni ada kompos aerob serta anaerob. Ke-2 , disaksikan dari dekomposernya, ada kompos yang gunakan mikroorganisme ada yang memakai rutinitas makroorganisme. Ke-3 , disaksikan dari mempunyai bentuk ada yang berupa padat serta ada pula yang cair.

Di artikel ini bakal diulas tentang metode membuat pupuk kompos yang datang dari daun jati. Kenapa daun jati? Daun jati banyak tersebarkan di Indonesia, terlebih di hutan-hutan. Daunnya besar, bila daun itu tiada dapat mengacau jalan lantaran bentuknya yang lebar. Karena itu benar-benar efisien kalau dibikin jadi pupuk kompos.

Pupuk atau kompos yang dibentuk sebagai type pupuk kering. Bahan yang dibutuhkan cuma daun jati kering serta daun jati basah dengan perbedaan 2:1, EM4, dan tetes tebu.

Cara untuk membuat lumayan gampang, pertama daun jati yang sudah dipersiapkan dipotongi kecil lalu EM4 dan Tetes tebu dicampurkan di air secara berbarengan dalam botol pencampur seterusnya daun yang sudah dipotong barusan disiram gunakan air larutan yang sudah dibentuk, dimixs secara sama rata. Kalau sudah tercampur rata, daun itu ditaruh dalam tempat tertutup serta didiamkan waktu 5-14 hari. Pupuk lantas siap dipakai.

Sangatlah sederhana, kan? Pada prinsipnya pengerjaan kompos atau pupuk organik itu lumayan gampang. Kita hanya butuh memanfaatkan bahan organik yang berada pada kira-kira kita. Seterusnya memasukkannya dengan bahan pemisah, yang umum difungsikan ialah EM4.

Pada umumnya bagian pengomposan dipisah jadi tiga tahap. Babak pertama adalah dekomposisi bahan organik yang gampang tergerai, menciptakan panas yang tinggi dan berjalan singkat. Lalu dituruti babak ke-2 yakni penguraian bahan organik yang sukar tergerai. Ke-2 sesi itu menciptakan kompos fresh. Selanjutnya tahap ke-3 berwujud pematangan kompos jadi ikatan kompleks lempung-humus yang hasilnya berbentuk kompos masak. Cirinya, tidak bau, remah, warna kehitaman, mempunyai kandungan hara dan punyai kapabilitas mengikat air.

Bahan baku kompos dapat diambil dari sisa-sisa tanaman dan atau kotoran hewan. Setiap bahan punyai kandung beberapa unsur yang lain. Beberapa unsur itu memiliki fungsi menjadi zat hara yang dibutuhkan tanaman.

Terpenting dalam pengerjaan pupuk kompos yakni kita harus tahu nanti pupuk itu dapat dipakai di mana. Dalam pupuk kompos harus ada gizi N,P,K sebab tumbuhan amat butuh gizi itu.

Memanfaatkan pupuk kompos juga simpel, sekian banyak ada yang bisa digabungkan dengan tanah dan ada juga langsung di kasih ke tanaman. Pupuk kompos daun jati ini bisa di kasih langsung pada tanaman.

Silakan kita awali perduli lingkungan dengan memakai beberapa bahan organik satu diantaranya dengan mengaplikasikan teknik membikin pupuk organik semacam pada atas.