Teknik Menagih Hutang Ke Teman Yang Lupa Bayar

Terdapat 2 fenomena yang susah dipaparkan dalam pertemanan yang buat siapa aja canggung. Awal, jatuh cinta kepada sahabat. Kedua, sahabat seketika bilang ingin utang.

Tetapi di mari kita gak hendak bahas perihal awal di atas. Mudah- mudahan beruntung saja memperoleh cintanya. Jika apes ya sangat gak kena friendzone, gak hingga dijauhi.

Sahabat yang perlu duit serta kesimpulannya berutang hendaknya memanglah dibantu. Pasti saja dengan memandang keahlian finansial sendiri dahulu ya.

Yakinkan kalian pula telah memiliki proteksi keuangan individu, semacam membeli produk asuransi kesehatan sehingga jika sakit dapat ditanggung oleh asuransi.

Bila diri sendiri pula lagi tongpes alias kantong kempis, ya apa ingin dikata. Tetapi terdapat kalanya sahabat itu“ kurang ingat bayar” kala telah diberi. Ingin menagih, kok gak lezat. Tetapi jika gak ditagih kok ya kita perlu uang pula buat kebutuhan hidup.

Soal tagih menagih utang ini memanglah jadi aktivitas yang susah- susah mudah, bergantung dari yang memiliki utang.

Tetapi, acapkali sebab perkara menagih utang ikatan pertemanan dapat jadi berhamburan. Pernyataannya ini tentu tidak sedikit orang yang hendak menyetujuinya, sebab di antara mereka pasti sempat ataupun kerap mengalaminya.

Nah, bila kalian salah satunya yang terletak dalam keadaan tersebut, tenang! Kala datang saat- saat mengesalkan semacam ini, senantiasa wajib berpikir jernih. Dapat dicoba metode menagih utang ke sahabat berikut ini:

 

 

1. Gentle

Metode menagih utang haruslah gentle. Tegas tetapi elok, semacam James Bond sang agen rahasia yang flamboyan itu. Strateginya merupakan kalian dengan lembut menegaskan kalau temanmu sudah kalian bantu dikala lagi kesulitan.

Kalimat tagih utang:“ Sahabat itu memanglah wajib silih bantu. Saya bahagia dapat bantu kalian kala lagi perlu duit.”

Dengan metode ini, diharapkan sang sahabat yang kurang ingat bayar itu jadi terketuk hatinya. Mudah- mudahan ia jadi merasa gak lezat sebab sudah dibantu tetapi gak ingin balik menolong bagaikan sesama sahabat.

2. Kasih ketahui kebutuhanmu

Apabila penagihan hutang memanglah lagi terdapat kebutuhan, kasih ketahui langsung saja. Misalnya motor lagi perlu servis besar wajib ubah spare part, bilang langsung ke ia kala terdapat motor itu.

Kalimat tagih utang:“ Kemarin ke bengkel disuruh servis besar ni motor udah gak lezat dibawa. Coba deh kalian uji.”

Metode menagih utang yang satu ini terbilang tanpa tedeng aling- aling, tetapi senantiasa terdapat dasar buat menagih utang. Karena, kita memanglah lagi perlu. Diharapkan sang sahabat siuman kalau utang yang belum ia bayar itu buat hidup kita tersendat sebab terdapat kebutuhan yang gak dapat dipadati.

3. Terus terang

Kadangkala diperlukan kenekatan bila suasana telah gak kondusif. Jangan malah kasih kode- kode ataupun nagih secara implisit. Ia bakal kurang ingat terus tentu.

Kalimat tagih utang:” Di( nama sapaan sang sahabat), kira- kira kapan dapat balikin duitku yang kalian pinjem?”

Kata kuncinya merupakan“ balikin”,“ duitku”, serta“ kalian pinjem” ataupun variasinya. Dari sana cerah kalau terdapat uang kita yang dipinjam serta belum dipulangkan. Ditambah kata tanya, diharapkan ia lekas berikan bertepatan pada tentu pengembalian utang.

4. Kasih deadline

Metode menagih utang yang lain yang dapat diseleksi yakni tanpa kompromi langsung kasih deadline bayar utang. Tetapi jangan semacam editor mengerikan yang ngasih tugas ke jurnalis newbie. Wajib senantiasa gentle, serta beri ketahui kebutuhanmu.

Kalimat tagih utang:” Di( nama sapaan sang sahabat), udah 2 bulan nih( waktu sepanjang sang sahabat“ kurang ingat bayar”), duitku dibalikin bertepatan pada 31 nanti ya. Lagi perlu uang buat bayar tagihan kartu kredit nih( ataupun apa juga kebutuhanmu).

Apabila sang sahabat itu betul- betul keterlaluan“ kurang ingat bayar” ataupun merasa tidak memiliki utang, metode ini dapat dicoba. Diharapkan jika langsung diberi ketahui begini ia tidak dapat berkutik lagi serta melunasi utangnya.

5. Sindir di medsos

Sehabis letih menagih utang pada sahabat yang tidak pula kunjung membayar, saatnya menyindir ia melalui media sosial( medsos).

Pesatnya pertumbuhan teknologi membuat medsos jadi salah satu fasilitas buat kalian bersosialisasi. Apalagi, buat urusan tagih menagih juga dapat kalian jalani melalui platform ini.

Walaupun begitu, kalian senantiasa wajib melaksanakannya dengan keadaan yang nyaman. Setelah itu, dikala menagihnya tetaplah dengan bijak. Maksudnya dengan tabah tanpa butuh emosi ataupun marah- marah yang dapat memunculkan perselisihan.

Sikapi dengan bijaksana

Dalam ikatan pertemanan, kadangkala terdapat saja sahabat yang tanpa sungkan pinjam duit kala perlu. Terdapat pula yang malu- malu. Tidak terdapat metode memperhitungkan mana yang umumnya bakal membayar utangnya.

Salah satunya metode merupakan, kalian amati rekam jejaknya. Apakah memanglah suka utang serta kurang ingat bayar ke orang- orang. Apabila yang ingin utang ke kalian orang tipe itu, lebih baik menolaknya secara halus.

Kalian dapat mengaku kepadanya lagi bokek ataupun telah terdapat sahabat lain yang utang. Tetapi, apabila nyatanya sahabat yang ingin pinjam duit itu kelihatannya“ anak baik- baik” tetapi nyatanya suka“ kurang ingat bayar” utang, coba saja 4 metode di atas.