Thu. Feb 2nd, 2023

Satu Viral – Pesatnya pendidikan pada abad 21 banyak sekali perubahan di kehidupan kita, bisa kita lihat salah satunya dengan berkembangnya kualitas teknologi pendidikan. Terdapat empat kompetensi yang diperlukan siswa pada abad 21 yang terintegrasi dengan kurikulum yaitu Pemikiran Kritis (Critical thinking) dan Pemecahan Masalah (Problem Solving), Komunikasi (Communication), Kolaborasi (Collaboration), Kreativitas (Creativity) dan Inovasi (Innovation) atau disebut dengan 4C (Redhana, I Wayan. 2019). Manusia itu sendiri mau tidak mau dituntut untuk terus berkembang dengan kompetisi yang menyesuaikan dengan zaman sekarang. jika tidak bisa mengikuti tentu kita akan redup dan tidak akan dibutuhkan oleh zaman lagi.

 

Suatu model belajar yang menerapkan proses pemecahan masalah melalui perancangan proyek teknologi adalah pembelajaran STEM (Winarni et al., 2016). STEM adalah science, technology, engineering, and mathematics. diluncurkan pertama oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 1990-an untuk gerakan perubahan dibidang STEM dan agar warga negara melek STEM, dan juga bisa bersaing di global. Pembelajaran STEM merupakan pengintegrasian empat cabang keilmuan pada sebuah pendekatan belajar yang kohesif serta aktif (Torlakson, 2014). STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) ini merujuk kepada bidang ilmu pengetahuan, matematika, teknik, dan teknologi. melalui pembelajar cara STEM ini membuat belajar lebih menarik dan siswa dapat dituntun untuk bisa memecahkan masalah sendiri, terbuka terhadap tekonologi, bahkan bisa jadi mendapatkan penemuan baru, dan pembelajaran yang diaplikasikan kepada siswa menjadi lebih berkualitas. diterapkannya STEM dalam pembelajaran dapat membuat siswa menjadi siap akan tantangan baru yang muncul di masa depan akibat dari perkembangan teknologi. Dalam penggunaannya, STEM bisa berfungsi sebagai cara untuk menumbuhkan kompetensi baru pada diri siswa. Yaitu kompetensi penyelesaian masalah serta keterampilan untuk melaksanakan percobaan. (Sukmana, 2018). 

 

Video adalah salah satu kemajuan teknologi yang telah banyak mempengaruhi kemajuan manusia terutama di dunia pendidikan. Video sebagai salah satu kemajuan teknologi telah memberikan banyak pengaruh positif dan kemajuan bagi manusia saat ini (Buyseri, akhmad., Dkk, 2016). Sudah banyak sekali video di internet yang bisa kita cari sesuai dengan kebutuhan. Makin berkembangnya zaman semakin banyak juga aplikasi mobile learning dan website untuk belajar secara online. Sudah banyak aplikasi belajar melalui video pembelajaran, tetapi masih jarang ditemukan video pembelajaran yang terkoordinasi dengan baik yang dibutuhkan oleh para guru, jadi pada kajian kali ini akan berkaitan mengenai metode belajar dengan STEM. Guru di lapangan memerlukan rujukan untuk pelaksanaan pembelajaran karena web atau aplikasi tertentu masih minimnya yang belum diterapkan terutama dalam kemampuan 4C pada pembelajaran STEM (Mukti, 2019). 

 

Rahardjo (2019) mengemukakan bahwa ponsel android merupakan perangkat yang paling banyak digunakan untuk kegiatan mobile learning karena penggunaannya murah dan mudah untuk digunakan. Keunggulan lainnya yaitu aplikasi bisa berfokus pada kecepatan, kemudahan dan menarik tanpa mengurangi prinsip pembelajaran (Surahman, 2019). Oleh karena itu, kebutuhan referensi model pembelajaran bagi guru dapat dipenuhi dengan menghadirkan aplikasi mobile learning model pembelajaran STEM yang berfokus pada pemberian contoh model pembelajaran. 

By roket