Mengenal Tanda Kehamilan Sejak Dini

Salah satu tanda kehamilan yang paling ketara adalah telatnya menstruasi. Namun penyebab telatnya menstruasi bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja. Telat datang menstruasi bisa diakibatkan karena stress, kelelahan, pola makan, dan gangguan hormonal. Karena itu, penting bagi Ibu untuk mengetahui tanda-tanda kehamilan. Dengan mengetahu sejak dini tentang kehamilan apakah positif ataupun negatif melalui tanda – tandanya, Kesehatan bunda dan calon bayi bunda juga akan lebih terjaga karena mengetahui sejak dini tentang kehamilannya.

Berikut ini beberapa tanda-tanda kehamilan yang bisa dilihat:

1. Penggelapan pada aerola

Perubahan fisik pertama yang Ibu bisa lihat adalah pada daerah payudara. Di sekitar daerah aerola akan berubah semakin gelap dan diameternya akan lebih besar. Hal ini disebabkan karena tubuh mulai menyiapkan untuk membantu bayi yang baru lahir menemukan aerola saat menyusu.

2. Munculnya bercak atau flek darah

Banyak yang mengira flek atau bercak darah ini adalah darah menstruasi. Namun darah yang keluar sangat sedikit dan berwarna merah muda karena implantasi. Menempelnya embrio pada dinding uterus menyebabkan wanita seperti sedang menstruasi. Namun hal ini tidak berlangsung lama bahkan darah yang keluar sangat sedikit.

3. Peningkatan suhu basal tubuh

Setelah ovulasi, temperatur basal pada tubuh akan mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh pembuahan yang dilakukan sel sperma pada sel telur. Kondisi ini membutuhkan waku sekitar satu minggu hingga ovum yang dibuahi menuju rahim dan menempel pada dinding rahim. Peningkatan suhu basal tubuh akan terjadi selama kehamilan dan tidak akan kembali seperti kondisi sebelum ovulasi.

4. Peningkatan rasa ingin buang air kecil

Kondisi rahim yang semakin membesar dan menekan kandung kemih menyebabkan rasa ingin buang air kecil semakin besar. Hal ini akan semakin bertambah memasuki usia kehamilan 6-8 minggu dan akan berkurang pada trimester kedua saat rahim keluar dari rongga panggul. Namun pada usia trimester terakhir, intensitas untuk buang air kecil akan meningkat kembali karena janin mulai masuk pada rongga panggul

5. Test Kehamilan

Untuk lebih memastikan adanya kehamilan, lebih baik dilakukannya tes kehamilan. Tes kehamilan bisa dilakukan di rumah menggunakan testpack, atau melakukan pemeriksaan USG dan tes darah di laboratorium. Tes kehamilan membantu Ibu mengidentifikasi kehamilan sejak dini sehingga membantu merencanakan kehamilan yang sehat.

Tags: , , , , , , , , , ,