Mengenai Pupuk Kompos Dan Teknik Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Jati

Pupuk kompos sebagai pupuk berasal dari bahan organik. Biasanya bahan organik yang dipakai sebagai beberapa bahan yang sudahlah tidak dipakai kembali seperti daun – daun yang udah tiada, kotoran hewan bahkan juga nasi basi juga dapat dibentuk jadi pupuk kompos.

Pupuk kompos adalah satu diantaranya pupuk organik yang dibikin lewat cara merinci sisa-sisa tanaman dan hewan dengan kontribusi organisme hidup. Mau bikin pupuk kompos dibutuhkan bahan baku berbentuk material organik dan organisme pemisah. Organisme pengurainya dapat berwujud mikroorganisme maupun makro-organisme.

Tehnologi pengomposan ditingkatkan proses dari penguraian material organik yang terjadi di alam bebas. Terjadinya humus di rimba adalah satu diantaranya contoh pengomposan secara alami. Prosesnya berjalan benar-benar lamban, dapat sampai beberapa bulan sampai beberapa tahun. Oleh sebab itu manusia lakukan modifikasi proses penguraian material organik itu. Hingga pengomposan yang dikendalikan manusia dapat dilaksanakan dalam tempo yang lebih singkat.

Pengelompokan macam-macam pupuk kompos dapat disaksikan dari 3 hal. Pertama, disaksikan proses dari pembikinannya, yakni ada kompos aerob dan anaerob. Ke-2 , disaksikan dari dekomposernya, ada kompos yang memanfaatkan mikroorganisme juga ada yang memakai rutinitas makroorganisme. Ke-3 , disaksikan dari memiliki bentuk ada yang bersifat padat serta ada yang cair.

Pada artikel ini dapat dikupas tentang metode bikin pupuk kompos berasal dari daun jati. Kenapa daun jati? Daun jati banyak menyebar di Indonesia, terpenting di hutan-hutan. Daunnya besar, kalau daun itu tiada dapat mengacau jalan lantaran ukuran yang lebar. Oleh sebab itu begitu efisien bila dibentuk jadi pupuk kompos.

Pupuk atau kompos yang dibikin adalah type pupuk kering. Bahan yang dibutuhkan cuma daun jati kering serta daun jati basah dengan perbedaan 2:1, EM4, dan tetes tebu.

Cara buat membuat pula lumayan gampang, pertama daun jati yang sudah dipersiapkan dipotongi kecil lalu EM4 serta Tetes tebu dicampurkan pada air secara bertepatan dalam botol pencampur selanjutnya daun yang sudah dipotong barusan disiram gunakan air larutan yang sudah dibikin, dimixs secara sama rata. Apabila sudah tercampur rata, daun itu ditaruh di tempat tertutup dan didiamkan waktu 5-14 hari. Pupuk lantas siap dipakai.

Amat sederhana, khan? Pada prinsipnya pengerjaan kompos atau pupuk organik itu lumayan gampang. Kita perlu memanfaatkan bahan organik yang berada pada lebih kurang kita. Seterusnya memasukkannya dengan bahan pemisah, yang umum digunakan adalah EM4.

Umumnya bagian pengomposan dipisah jadi tiga babak. Tahap pertama adalah dekomposisi bahan organik yang simpel tergerai, hasilkan panas yang tinggi serta terjadi singkat. Lantas dituruti babak ke-2 ialah penguraian bahan organik yang susah tergerai. Ke-2 babak itu hasilkan kompos fresh. Setelah itu tahap ke-3 berbentuk pematangan kompos jadi ikatan kompleks lempung-humus yang hasilnya berwujud kompos masak. Cirinya, tak bau, remah, warna kehitaman, punya kandungan hara serta mempunyai kapabilitas mengikat air.

Bahan baku kompos dapat diambil dari sisa-sisa tanaman serta atau kotoran hewan. Semasing bahan mempunyai kandung beberapa unsur yang berlainan. Beberapa unsur itu memiliki fungsi selaku zat hara yang dibutuhkan tanaman.

Paling utama dalam pengerjaan pupuk kompos ialah kita harus tahu selanjutnya pupuk itu akan dipakai di mana. Di pupuk kompos harus juga ada gizi N,P,K lantaran tumbuhan begitu butuh gizi itu.

Memakai pupuk kompos juga gampang, beberapa ada yang bisa di campurkan dengan tanah dan juga ada langsung di kasih ke tanaman. Pupuk kompos daun jati ini bisa di kasih langsung pada tanaman.

Silakan kita awali perduli lingkungan dengan memakai beberapa bahan organik diantaranya dengan mengaplikasikan trik membikin pupuk organik sebagaimana pada atas.

Tags: , , , ,