Hati Hati ! Sayuran Berikut Adalah Makanan Pemicu Batuk

makanan pemicu batuk

Siapa sangka, ada sejumlah sayuran yang harus dihindari saat batuk. Meski selama ini sayuran dianggap kaya manfaat dan mengandung banyak nutrisi, tetapi beberapa makanan justru bekerja menjadi pemicu batuk. Seperti yang dijelaskan deherba berikut ini.

Makanan pemicu batuk

Sayuran dikenal kaya akan unsur vitamin, mineral dan kandungan fitokimia yang sangat menyehatkan. Sebagian diketahui efektif bekerja melindungi tubuh dari resiko kanker, diabetes, hipertensi dan banyak kondisi lain.

Tetapi dalam sejumlah sayuran, selain mengandung unsur bermanfaat bisa pula mengandung bahan bahan yang bisa jadi berbahaya untuk tubuh kita. Terutama di saat tubuh kita sedang sensitif dengan unsur tersebut.

Di antaranya adalah makanan pemicu batuk. Biasanya sayuran yang masuk kategori ini adalah jenis sayur yang selain mengandung unsur vitamin, mineral dan antioksidan fitokimia. Sayuran tersebut juga terbukti mengandung bahan bahan yang mungkin mendorong terjadinya batuk.

Seperti mengandung unsur histamin yang mungkin memicu produksi lendir. Atau sejenis senyawa protein yang sifatnya mendorong alergi terbentuk. Hingga potensial menimbulkan rasa gatal di tenggorokan.

Apa Saja Sayuran Yang Dapat Memicu Batuk?

Ternyata batuk mungkin akan sembuh lebih lama bila kita tidak mengatur makan kita. Berikut adalah 5 sayuran yang menurut penjelasan deherba.com dapat menjadi makanan pemicu batuk.

wortel

Wortel sayuran dari jenis akar akaran yang diketahui kaya akan betakaroten, sejenis provitamin A yang juga sekaligus bekerja sebagai anti oksidan. Namun pada saat mentah, wortel juga mengandung senyawa protein Apiaceae yang terbukti memberi efek rasa gatal pada mereka yang alergi.

Senyawa ini menyebabkan penderita batuk semakin merasa gatal di tenggorokan. Apeaceae sendiri tersimpan pada serat wortel terutama di bagian tengah wortel. Dan senyawa protein ini akan menghilang seiring dengan serat yang melunak ketika proses pemasakan.

Bayam

Mengonsumsi bayam sebenarnya sangat disarankan, karena sayuran ini sangat kaya mineral. Kandungan zat besi di dalamnya cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Namun penderita batuk, terutama mereka dengan masalah lendir mengental sebaiknya menghindari dulu bayam. Karena ini adalah makanan pemicu batuk.

Bagaimana bayam dapat menjadi pemicu batuk? Karena dalam bayam terkandung unsur histamin yang relatif tinggi. terutama bila bayam dikonsumsi mentah atau setengah matang. Kandungan histamin akan mendorong sel mukosa pada tenggorokan bekerja lebih aktif memproduksi lendir.

Kentang

Kentang ternyata juga bisa bekerja menjadi pemicu batuk. Mereka yang terbukti memiliki alergi terhadap serbuk bunga, bisa jadi menunjukan reaksi alergi pula terhadap kentang. Terutama bila mengonsumsi kentang mentah atau kentang belum masak benar.

Sementara itu, mereka yang batuk masih boleh mengonsumsi kentang yang sebelumnya sudah dimasak dengan matang. Sebaiknya pastikan kentang direbus atau dikukus, bukan digoreng. Karena teknik penggorengan akan memunculkan masalah lagi yang dapat memicu batuk.

Brokoli

Sayuran kaya nutrisi ini bahkan telah dinobatkan sebagai sayuran superfood karena kandungan yang demikian kaya di dalamnya. Efek anti kanker dalam brokoli juga menjadi salah satu alasan kita harus kerap mengonsumsi brokoli.

Namun, tidak ketika sedang batuk. Apalagi bila Anda tidak memasak brokoli dengan matang benar. Kandungan serat dari brokoli ini akan mengandung protein histamin yang bisa memicu seseorang batuk lebih berat. Hanya saja, tidak semua orang merespon brokoli sebagai unsur allergen.

Kubis

Masih berkerabat dengan brokoli, kubis juga ternyata dikatakan bukan makanan yang aman dikonsumsi saat batuk. Karena dalam kubis ditemukan unsur protein chitinase yang memicu efek gatal di tenggorokan.

Meski beresiko sebagai makanan pemicu batuk, sebenarnya tidak semua orang sensitif terhadap unsur senyawa chitinase ini. Sehingga tidak semua penderita batuk menunjukan kondisi memburuk setelah mengonsumsi kubis.