Wed. Aug 17th, 2022

 

Akhir tahun adalah waktu yang tepat bagi produsen untuk merilis produknya. Kali ini ASUS Indonesia akan meluncurkan 3 laptop untuk para content creator. Tiga laptop yang akan diluncurkan di Indonesia adalah Asus Vivobook Pro 14x, 14 dan 15. Sayangnya, VivoBook Pro 15 tidak muncul dalam cuplikan di ballroom ASUS 13 Desember 2021 di Akmani Hotel.

ASUS sendiri menduduki peringkat pertama di Indonesia untuk segi Laptop Bisnis Terbaik dengan pangsa pasar 33% di Q3 2021. Perusahaan Taiwan itu juga merilis laptop Zenbook high-end baru dan laptop Vivobook mainstream pada Q4 2021. Kedua laptop ini memiliki layar OLED besutan Samsung.

“ASUS mendengar para kreator, terutama anak muda, yang membutuhkan laptop tangguh untuk aktivitas kreatifnya, dengan layar dengan kualitas visual terbaik, dan didesain untuk bekerja. VivoBook Pro 14X OLED (N7400) merupakan respon ASUS atas permintaan tersebut,” ujar ASUS. Jimmy Lin, Direktur Regional ASUS untuk Asia Tenggara. “VivoBook Pro 14X OLED (N7400) lebih dari sekadar laptop tangguh. Laptop ini andalan para kreator, penuh fitur untuk membangun mahakarya.”

ASUS Vivobook Pro 14x dan `14 memiliki desain dan spesifikasi yang sama. Bedanya, ASUS Vivobook Pro 14x memiliki fitur bernama ASUS DialPad. DialPad sendiri menampilkan dial untuk menambah dan mengurangi fungsi pengeditan di Premier Pro atau Photoshop dengan membukanya di touchpad. Ketika saya mencobanya untuk pertama kali, saya menemukan bahwa fungsi dial ini cukup kreatif dan presisi saat menggunakannya.

ASUS Vivobook Pro terbaru juga memiliki desain yang berbeda dari sebelumnya. Di bagian atas, Asus membuat lencana baru untuk membedakannya dari laptop lain yang ada di pasaran. Desain ini merupakan desain baru yang akan disematkan pada VivoBook terbaru. Terus terang, saya suka desainnya, yang, tidak seperti kebanyakan laptop, memiliki dua tonjolan seperti kotak yang bertuliskan ASUS Vivobook.

Ketiga laptop Asus Vivobook Pro memiliki bodi logam yang terasa kokoh untuk dipegang (untuk 14X dan 14X). Kedua laptop seri 14 ini juga ringan untuk digenggam, dengan berat hanya 1,45kg. Tentu saja selain ringan, kedua laptop ini memiliki ukuran yang tipis sehingga sangat kentara saat digunakan di kedai kopi.

Saya juga tidak merasakan panas yang mengganggu saat mencoba laptop tipis dan ringan ini. Ternyata ini karena ASUS telah menyematkan pendingin bernama teknologi ASUS IceCool Plus, yang menggunakan 2 kipas. Kedua penggemar juga menjadi sangat tenang, hampir tidak terdengar. Sound system laptop ini dipercayakan kepada Harman Kardon, dan cukup keras.

Seperti disebutkan di atas, Asus Vivobook 14x, 14 dan 15 menggunakan layar panel OLED besutan Samsung. Namun informasi yang beredar saat ini adalah layar OLED rawan burn-in dan akan mengganggu pengguna di kemudian hari. Asus telah mengambil langkah-langkah untuk menghindari masalah burn-in ini. Jika digunakan pada 200 nits, ASUS menjamin 7000 jam penggunaan tanpa burn-in.

Prosesor yang disematkan pada ketiga laptop ini menggunakan H-series generasi ke-11 dari Intel. Dari segi GPU, 14x dan 15 menggunakan NVIDIA GeForce RTX 3050. Sedangkan untuk Vivobook 14 menggunakan NVIDIA GeForce GTX 1650. Lihat di bawah untuk spesifikasi lengkap dan harga

Kebingungan Penamaan?

Penamaan model ASUS Vivobook Pro 14x, 14 dan 15 agak membingungkan. Misalnya Vivobook Pro 14x diberi nama N7400, sedangkan Vivobook Pro 14 diberi nama K3400. Tentu bingung ketika akan membeli dan melihat label di belakangnya. Apakah ada cara untuk mengetahui namanya?

Riandanu Utomo selaku technical PR ASUS Indonesia juga membeberkan rahasia di balik penamaan seri tersebut. Huruf pertama nama laptop Asus mewakili grade dari laptop tersebut, ujarnya. Diasumsikan N lebih tinggi dari K, karena Asus memasukkan teknologi terbaru dalam seri seperti DialPad.

Angka 3 dan 7 melambangkan seri yang dibawa laptop. Terakhir, angka kedua dalam nama (4 dan 5) mewakili ukuran layar. Misalnya, Vivobook Pro 14x dan 14 memiliki nomor 4 di nama seri (N7400 dan K3400). Dan Asus Vivobook Pro 15 memiliki nama seri K3500.